SELAMAT DATANG

Rabu, 30 Oktober 2013

sekilas tentang HINO GENUINE OIL JASO DH-1 15W40

HINO GENUINE ENGINE OIL JASO DH-1 15W40


Mengikuti cepatnya perkembangan desain mesin kendaraan dan tuntutan emisi yang lebih ramah lingkungan, maka olipelumas mesin pun berkembang mengikuti hal tersebut menjadi berkualitas lebih baik dari sebelumnya.Hino telah mengembangkan produk oli pelumas mesin untuk kendaraan Hino yang dinamakan Hino Genuine Engine Oil








JASO DH-1 15W40 sesuai standard yang digunakan oleh Japanese Automobile Standard Organization (JASO).

Grade JASO DH-1 merupakan pengembangan dari grade CD dan CF-4 yang digunakan oleh American Petroleum Institute (API) untuk pelumas mesin diesel. Secara umum JASO memiliki keunggulan untuk diterapkan pada kendaraan berstandard Jepang.


Fungsi Oli pelumas mesin
  • Pendinginan (Cooling)
  • Pelumasan (Lubrication)
  • Pembersih (Cleaning)
  • Perapat (Sealing)
  • Pendinginan (Cooling)
Permasalahan yang terjadi pada Mesin apabila kualitas oli pelumas tidak bagus ; 
  • Banyak Kotoran
  • Sisa Pembakaran
  • Timbul Korosi
  • Banyak Keausan
  • Tidak Tahan Panas
  • Timbul baret pada Ring Piston,
  • Liner & Piston
  • Kerja Mesin tidak maksimal
  • Suara Mesin Abnormal
  • Ketahanan Mesin Rendah
  • Biaya Perawatan Tinggi

Ada beberapa keuntungan menggunakan Hino Genuine Engine Oil JASO DH-1 15W40, antara lain :- Meningkatkan kinerja mesin- Usia pakai oli lebih panjang- Biaya perawatan lebih rendah sampai 15.000 KM- Umur mesin lebih panjang- Menurunkan konsumsi bahan bakarx


SAE


Definisi SAE sendiri menurut SAE Internasional adalah singkatan dari Society of Automotive Engineer sebagai identifikasi dari kekentalan oli. SAE sendiri adalah suatu asosiasi yang mengatur standarisasi di berbagai bidang seperti bidang rancang desain teknik, manufaktur, dan lain-lain. SAE/kekentalan oli pelumas bukan ukuran kualitas oli. Angka SAE hanya sebagai pembeda atau tingkatan/kelas oli pelumas berdasarkan tingkat sifat kekentalannya.Pada kemasan oli akan tertulis SAE 10W-30, 10W-40 atau 20W-40, 20W-50. Angka paling depan adalah tingkat kekentalan oli pada suhu dingin dan angka setelah W atau paling belakang adalah tingkat kekentalan ketika mesin dalam kondisi bekerja atau sudah panas. Semakin besar angkanya maka semakin kental oli pada kondisinya. Semakin dingin suhu suatu wilayah, maka semakin encer tingkat kekentalannya, biasanya pada angka SAE 5W-35. Sedangkan tingkat kekentalan yang tepat untuk Indonesia sebagai negara beriklim tropis adalah pada angka SAE 10W-30 sampai pada angka SAE 15W-50.


API


API yang merupakan singkatan dari American Petrolium Institute merupakan sebuah kode standar yang menentukan kualitas oli. Pada kemasan oli kita akan melihat kode API dengan 2 tambahan alfabet huruf dibelakangnya misalnya “API SN” atau “API CH”. Huruf pertama untuk menentukan jika jenis kendaraan bensin atau gasoline dilambangkan dengan kode S, sedangkan mesin diesel menggunakan kode C. Pada alfabet kedua menjelaskan kualitas yang terbaru dari oli. Misalnya API SG dan API SN, API SN merupakan jenis oli yang lebih baru dan biasanya memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan API SG. Semakin baru oli maka kode alphabet akan semakin jauh. Oli yang digunakan pada mobil-mobil keluaran tahun yang lebih baru akan menggunakan oli dengan kode pada alfabet keduanya yang mendekati huruf Z. Untuk mobil keluaran lama tidak dianjurkan untuk menggunakan oli keluaran terbaru. Hal ini disebabkan karena mesin mereka tidak dirancang untuk menerima tingkat kekentalan oli tertentu.Setidaknya, Anda tahu arti dari istilah-istilah di kemasan oli agar tidak salah dalam membeli oli yang cocok untuk kendaraan Anda.©deltatube.com

0 komentar:

Posting Komentar